Pencemaran udara di tempat kerja — debu, fume, gas, dan uap — adalah jalur pajanan penyakit akibat kerja yang paling umum: dihirup setiap hari, tak terlihat, dan efeknya baru muncul bertahun-tahun kemudian. Pengendaliannya diatur lewat NAB kimia dalam Permenaker 5/2018.

Sumber Tipikal

  • Proses mekanis: gerinda, pemotongan, pengamplasan, penghancuran → debu (termasuk silika kristalin dari beton/batu).
  • Proses termal: pengelasan (fume logam), pengecoran, pembakaran tidak sempurna (CO).
  • Bahan kimia: pengecatan dan pelarut (uap organik), pembersihan, laboratorium.
  • Proses biologis/penguraian: H2S di IPAL, sumur, dan ruang terbatas.

Dampak Kesehatan

Akut: iritasi, pusing, sesak, hingga keracunan fatal (CO, H2S). Kronis: pneumokoniosis, asma kerja, kerusakan organ oleh pelarut, dan kanker akibat karsinogen (asbes, benzena, silika) — sebagian besar tercatat dalam daftar penyakit akibat kerja.

Pengukuran dan Standar

Pajanan diukur dengan sampling udara zona pernapasan pekerja lalu dibandingkan terhadap NAB kimia (ppm atau mg/m³, rata-rata 8 jam) — termasuk batas singkat (STEL) dan kadar tertinggi (KTD) untuk zat berefek akut. Identifikasi bahan mengacu pada Lembar Data Keselamatan (LDK/SDS) setiap bahan kimia yang digunakan.

Pengendalian — dari Sumber ke Pekerja

  1. Eliminasi/substitusi: ganti bahan (cat berbasis air, pasir blasting non-silika).
  2. Rekayasa: proses tertutup, ventilasi pengeluaran setempat (local exhaust) tepat di titik timbul, metode basah untuk debu, ventilasi umum sebagai pelengkap.
  3. Administratif: rotasi untuk memangkas durasi pajanan, area terpisah untuk proses kotor, housekeeping vakum (bukan disapu kering).
  4. APD pernapasan: dipilih sesuai kontaminan dan kadarnya — masker partikulat untuk debu, respirator kartrid untuk uap organik, dan udara suplai untuk kondisi kekurangan oksigen; fit test menentukan efektivitasnya.

Pemantauan Kesehatan

Pekerja terpajan masuk program pemeriksaan kesehatan khusus — spirometri berkala, rontgen dada untuk debu fibrogenik, dan biomonitoring untuk pelarut/logam. Tren hasil kelompok adalah indikator paling jujur apakah pengendalian benar-benar bekerja.